Bos Karoseri Ciptakan Mobil Penyandang Cacat

Posted: Januari 11, 2012 in Catatan Bisnis
Mobil Penyandang Cacat

Mobil Penyandang Cacat

 

Bos Karoseri Ciptakan Mobil Penyandang Cacat

TERDORONG keinginan membantu para penyandang cacat untuk bisa mengendarai mobil, Agus Setyo (43) menciptakan mobil yang ramah terhadap mereka. Uniknya, desain mobil merupakan perpaduan antara bodi mobil dan mesin sepeda motor.

Ditemui di bengkelnya, kemarin, Pemilik Karoseri Mageda Magelang itu menceritakan, mobil tersebut disebutnya dengan Mobil Langsing. Sebab, dari bentuk sudah seperti mobil berukuran kecil, mungil, dan langsing.

“Dipandang dari luar seperti mobil karena bodi membentuk mobil dan juga beroda empat. Tapi dari mesin menggunakan mesin motor. Begitu juga dengan kemudi memakai setir motor,” ujarnya.

Dia mengaku, mobil langsing rancangannya itu merupakan pengembangan dari motor roda tiga. Mobil ini bermesin 110 cc dan diklaim irit bensin karena satu liter bensin bisa mencapai 45 kilometer. Ukuran mobil panjang 2,75 m, lebar 1 m, dan tinggi 1,5 m.

“Saya gunakan mesin motor matik, bisa dari Honda, Yamaha, atau Suzuki. Bentuk sudah tidak lagi motor karena bodi motor tidak ada, semua diganti dengan kerangka baja yang didesain menyerupai mobil,” katanya.

Mobil ini memang didesain untuk penyandang cacat kaki. Karenanya, semua kendali ada di tangan. Lebih memudahkan lagi, mesin berjenis matik sehingga tidak perlu repot transmisi gigi. Empat roda yang ada semuanya terpasang rem cakram sehingga lebih aman.

“Untuk kenyamanan tempat duduk, dipasang tempat duduk mobil baik pengemudi maupun penumpang. Mobil ini muat 2-3 orang, satu pengemudi di depan dan lainnya di belakang. Ada satu tempat lagi di paling belakang untuk tempat barang termasuk kursi roda,” paparnya.

Hingga saat ini, Agus beserta para karyawannya tengah bekerja keras menyelesaikan satu prototipe. Biaya pembuatan satu unit berkisar Rp 30 juta sampai Rp 32 juta. Rencana, produk jadi dibandrol Rp 40 juta.

“Sementara kita buat satu dulu untuk contoh dan ditarget selesai Februari 2012 dan dapat segera melenggang di jalan raya laiknya city car,” imbuhnya.

Secara umum, ia mengaku tidak ada kendala. Hanya saja perlu suntikan modal agar proyek ini berjalan lancar. “Tujuan kami membantu mereka yang cacat untuk bisa menikmati kenyamanan dalam berkendara. Harapannya, ke depan bisa diproduksi masal,” harapnya. (Asef F Amani)

Ket: Dimuat Suara Merdeka

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s